Bagaimana IT Mendukung Control Management Process


Jenis / Tipe Sistem Utama Dalam Bisnis


Sistem Utama dalam bisnis memiliki 4 jenis, yaitu Transaction Processing System (TPS), Decision Support System (DSS), Management Information System (MIS) dan Executive Support System (ESS). Dimana setiap jenis nya akan melayani level yang ada pada organisasi. Level organisasi sendiri terbagi menjadi 3 yaitu Strategic Level System, Management Level System, dan Operational Level System. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 1.

 
Gambar 1 Jenis Sistem Utama
1.    Transaction Processing System (TPS)

TPS adalah sistem terkomputerisasi yang menjalankan dan menyimpan transaksi rutin sehari-hari dalam menjalankan suatu bisnis. Sistem ini berkerja pada Operational Level Systems.
·         Input   : Transaksi dan Event
·         Output : Laporan Detail, Daftar Lengkap, dan Ringkasan
·         User     : Supervisor dan Peronel Operasi
Data inputan akan diproses oleh TPS dan dikeluarkan, proses yang terjadi pada sistem ini adalah Pengurutan data, Melihat data, dan Memperbarui data. Contoh dari sistem ini adalah Sistem Penggajian Karyawan.


2.    Management Information System (MIS)
MIS adalah sistem informasi yang bekerja pada Management Level System, sebuah sistem organisasi yang melayani fungsi fungsi seperti perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan yang dibuat dengan menyediakan ringkasan laporan secara rutin dan periodik.
·         Input   : Ringkasan data transaksi, Data volume tinggi, Model sederhana
·         Output : Laporan ringkasan dan pengecualian
·         User     : Manager menengah
Data inputan yang dimasukan kedalam MIS akan diolah, pengolahan yang terjadi pada sistem ini adalah pengolahan Laporan rutin, model sederhana dan analisis tingkat rendah.
3.    Decision-Support System (DSS)
Sama seperti MIS, DSS juga merupakan sistem informasi yang bekerja pada Management Level System. DSS mengkombinasikan data dan model analitis yang rumit untuk mendukung pengambilan keputusan yang terstruktur dan semi terstruktur.
·         Input   : Data volume rendah, model analitik, dan alat analisis data
·         Output : Laporan khusus, analisis keputusan, tanggapan terhadap pertanyaan
·         User     : Professional, manager staf
Pengolahan data inputan pada sistem ini adalah pengolahan yang interaktif, simulasi dan analisis.
4.    Executive Support System (ESS)
ESS adalah sistem berbasis komputer yang interaktif, yang memungkinkan pihak eksekutif untuk mengakses data dan informasi, sehingga dapat dilakukan pengidentifikasian masalah, pengeksplorasian solusi, dan menjadi dasar dalam proses perencanaan yang sifatnya strategis. ESS bekerja pada Strategic Level System.
·         Input   : Data agregat eksternal dan internal
·         Output : Proyeksi, respons terhadap pertanyaan
·         User     : Manager Senior
Dalam sistem ini, pengolahan yang terjadi pada data inputan adalah pengolahan grafik, simulasi dan interaktif.


Fungsi Bisnis Pada Perusahaan


Business Function adalah proses atau operasi yang memastikan sebuah organisasi berfungsi dengan baik. Secara garis besar, startup atau perusahaan kecil mempekerjakan orang yang dapat mengerjakan beberapa bidang dibanding ahli dalam satu bidang spesifik, kemudian saat perusahaan semakin besar, baru mereka mempekerjakan seorang yang expert pada bidang tersebut.
Terdapat 4 fungsi utama bisnis dalam perusahaan, yaitu:
1.    Sales and Marketing
Departemen ini bertugas untuk mempromosikan bisnis dan menjangkau prospek keluar perusahaan, dengan cara menggaet investor baru maupun mempertahankan investor lama. Tujuan akhir dari sistem ini adalah menghasilkan penjualan dan menambah kesadaran user akan produk atau jasa yang dijual.
Spesialis pada bidang ini bertanggung jawab untuk melakukan riset terhadap market dan target audience, monitoring image perusahaan di sosial media, membuat kampanye iklan dan menambah customer baru.
2.    Manufacturing and Production
Departemen ini bertugas untuk melakukan perencanaan, pengembangan, serta produksi dari produk dan layanan yang dilakukan oleh perusahaan. Selain itu akuisisi, penyimpanan dan ketersediaan bahan juga dilakukan pencatatannya oleh departemen ini. Tujuan dari departemen ini adalah untuk mengontrol aliran produksi perusahaan.
3.    Finance and Accounting
Tugas tugas yang dilakukan dalam departemen ini antara lain, mengelola aset keuangan perusahaan seperti uang tunai, saham dan obligasi, mengelola kapitalisasi perusahaan dan menemukan aset keuangan baru. Tujuan dari departemen ini adalah untuk memelihara dan mengelola catatan keuangan.
4.    Human Resources
Human resources berhubungan dengan karyawan suatu perusahaan, tugas yang dilakukan adalah mengidentifikasi karyawan yang memiliki potensi tinggi untuk membangun perusahaan, menyimpan catatan karyawan dan melacak kinerja karyawan. Tujuan dari departemen ini adalah untuk mencatat semua kinerja dan gaji yang diberikan kepada tiap karyawan.

Komentar